ISSN 2407-2230 | E-ISSN 1907-3062 | Universa Medicina content is searchable on DOAJ, Google Scholar, and OAI

Hubungan antara status kesehatan mulut dan kualitas hidup pada lanjut usia

Kartika Wangsarahardja, Olly V. Dharmawan, Eddy Kasim
Submission date: Wednesday, 27 April 2016
Published date: Wednesday, 27 April 2016
DOI: http://dx.doi.org/10.18051/UnivMed.2007.v26.186-194

Abstract


LATAR BELAKANG
Proporsi lanjut usia bertambah lebih cepat dibandingkan dengan kelompok usia lain terutama di negara yang sedang berkembang, dan usia harapan hidup juga meningkat. Kesehatan mulut yang buruk berdampak negatif terhadap kualitas hidup pada usia lanjut, dan membutuhkan program kesehatan mulut secara intensif.

METODE
Penelitian ini menggunakan rancangan potong silang dan dilaksanakan di kelurahan Cideng, Tomang, dan Jati Pulo. Tigaratus enampuluh delapan lanjut usia (umur > 60), mampu berjalan, mampu berkomunikasi, bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini dambil sebagai sampel. Informasi tentang umur, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, pekerjaan, status sosio-ekonomi (penghasilan), dan kualitas hidup telah dikumpulkan oleh 6 orang pewawancara yang sudah dilatih. Status kesehatan mulut dikumpulkan melalui pemeriksaan gigi-mulut oleh 3 orang dokter gigi.

HASIL
Indeks kesehatan gigi (DMFT) rata-rata pada lanjut usia > 70 adalah 15,57 + 10,36, lebih tinggi dibandingkan dengan usia < 70 (12,31 + 9,72). DMFT berhubungan lemah secara bermakna dengan domain persahabatan dan cinta kasih (intimacy) (domain 6) (r=0,151; p<0,05) dan kualitas hidup secara keseluruhan (r=0,135; p<0,05). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kesehatan gigi dan mulut dengan setiap domain kualitas hidup pada lansia.

KESIMPULAN
Berdasarkan tingginya indeks DMFT pada lanjut usia yang berdampak negatif terhadap kualitas hidup, maka diperlukan intervensi yang bertujuan memperbaiki kesehatan mulut.

Keywords


Kesehatan mulut; kualitas hidup; lanjut usia

Full Text:

PDF

References


Health and Human Services, National Institute of Dental and Craniofacial Research, National Institute of Health, 2000.

Healthy people 2000: National health promotion and disease prevention objectives – full report, with commentary. DHHS publication no. (PHS) 91–50 212. Washington, DC: U.S. Department of Health and Human Services, Public Health Services, 1991.

Ekanayake L, Perera I. Perceived need for dental care among dentate older individuals in Sri Lanka. Spec Care Dentist 2005; 25: 199-205.

Locker D, Issues and measuring change in self – perceived oral health status. Comm Dent Oral Epidemiol 1998; 26: 41–7.

Biazevicn MGH, Michel–Crosato E, Iagher F. Impact of oral health on quality of life among the elderly population on Joacaba, Santa Catarena, Brazil. Braz Oral Res 2004; 16: 85-91.

Hulley SB, Gove S, Browner WS, Cummings SR. Choosing the study subjects: specification and sampling. In: Hulley SB, Cummings SR, editors. Designing clinical research. Baltimore: Williams & Wilkins; 1992. p. 18-30.

Riegelman RK. Studying a study and testing a test: how to read the medical evidence. 4th ed. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins; 2000.

Vargas OM, Yellowitz JA, Hayes Kl. Oral health status of older rural adults in the United States. JADA 2003; 134: 479-86.

Petersen PE, Bourgeois D, Ogawa H, Estupinan-Day S, Ndiaye G. The global burden of oral diseases and risks to oral health. Bull World Health Organ 2005; 83: 661-9.

Power M, Quinn K, Schmidt S, and the WHOQOL-OLD group. Development of the WHOQOL-Old module. Qual Life Res 2005; 14: 2197-214.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Universa Medicina



Creative Commons License
Universa Medicina by Faculty of Medicine, Trisakti University is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://univmed.org/ejurnal/index.php/medicina/